Polemik Kekuasaan dan Kepercayaan Publik
... Kebohongan tentu akan merugikan si pembohong itu sendiri... Mas Prabowo Subianto tentu pusing berat jika langkahnya selalu diatur-atur oleh Jokowi... Jika diatur demi kemajuan bangsa sih gak masalah, tapi jika diatur dengan tuduhan kebohongan-kebohongan, seperti pengakuan sahabatnya Yaqut Cholil Mantan Menteri Agama (Menag) yang minta si Menag harus ngungsi ke Paris, atas permintaan Jokowi. Kemudian pernyataan mengenai mantan Ketua KPK Agus Rahardjo yang mengaku diminta oleh Joko Widodo untuk menghentikan kasus korupsi e-KTP yang menjerat Setya Novanto sempat menjadi perbincangan hangat pada akhir tahun 2023, selanjutnya pernyataan yang membantah terlibatnya Jokowi dalam perubahan UU KPK dsb...
dsb, belum termasuk laporan ijazah bodong yang disekap oleh Mas Jokowi... Jadi banyaknya kasus-kasus yang nimbulkan kecurigaan itu makin berkembang luas, seolah-olah penegak hukum tidak mampu beri contoh penegakkan hukum pada rakyat, pantesan koruptor-koruptor maling barengan penegak hukumnya makin berani ngumpulin cuan dan angpao haram 🇲🇨 Bambang Sulistomo 🇲🇨🇲🇨 26/02/2026 🇲🇨🇲🇨🇲🇨 Seharusnya Mas Jokowi bisa beri contoh bagaimana taat dan hormat pada negara hukum 😎
dsb, belum termasuk laporan ijazah bodong yang disekap oleh Mas Jokowi... Jadi banyaknya kasus-kasus yang nimbulkan kecurigaan itu makin berkembang luas, seolah-olah penegak hukum tidak mampu beri contoh penegakkan hukum pada rakyat, pantesan koruptor-koruptor maling barengan penegak hukumnya makin berani ngumpulin cuan dan angpao haram 🇲🇨 Bambang Sulistomo 🇲🇨🇲🇨 26/02/2026 🇲🇨🇲🇨🇲🇨 Seharusnya Mas Jokowi bisa beri contoh bagaimana taat dan hormat pada negara hukum 😎

Posting Komentar untuk "Polemik Kekuasaan dan Kepercayaan Publik"